Kesehatan

Gangguan Pencernaan, Jangan Pernah Anggap Remeh

Merdeka-gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan sering kali menjadi momok yang amat mengerikan bagi setiap orang. Dalam hal ini masih banyak orang yang belum menyadari, mengenai cara menjaga saluran pencernaan agar tetap sehat. Untuk itu, diharapkan kita lebih mawas diri dalam menjaga kesehatan pencernaan, dengan berbagai cara. 

Perut kembung, mual, buang air besar tidak teratur, dan nyeri di dalam perut adalah beberapa ciri-ciri gangguan terhadap gangguan pencernaan. Tentu rasanya sangat tidak nyaman sekali, bila ada gangguan di pencernaan saat sedang menjalani aktivitas yang padat.

Gangguan pencernaan yang parah dapat menyebabkan masalah permanen dengan sistem pencernaan. Permasalahan ini bisa menyerang siapa pun di mana saja. Hal itu, mulai disebabkan dengan gaya hidup yang kurang baik, di antaranya: Terlalu banyak minum alkohol, penggunaan aspirin dan penghilang rasa sakit berlebihan, kecemasan, depresi, dan kelainan saluran pencernaan.

Gangguan tersebut, ditenggarai karena beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut disebabkan makanan, usia, dan faktor keturunan.

Gangguan-gangguan pencernaan tersebut dikenal dengan beberapa istilah. Pertama, Irritable Bowel Syndrome (IBS), kondisi ini disebut juga dengan istilah iritasi usus yang menandakan adanya gangguan pada usus besar. Biasanya kondisi ini dipicu pada saat keadaan stress.  Selain diare, IBS biasanya disertai dengan gejala lainnya seperti perut kembung, perut bergas, sembelit, kram perut, dan feses berlendir.

Lalu yang kedua, Inflammatory Bowel Disease (IBD). Istilah ini digunakan untuk menggambarkan beberapa penyakit gangguan usus kronis seperti Crohn disease dan kolitis ulseratif. Kondisi ini ditandai dengan adanya peradangan pada saluran pencernaan. Peradangan biasanya menyebar dari saluran pencernaan ke sekitar jaringan dan menyebabkan luka di sepanjang lapisan usus besar. Itu sebabnya, diare yang disebabkan karena penyakit ini bisa disertai dengan darah.

Kemudian yang ketiga, yakni penyakit Celiac. Jika Anda mengalami penyakit Celiac, saat mengonsumsi makanan yang mengandung gluten akan memicu respon sistem imun untuk menyerang jaringan usus kecil. Perlahan-lahan, kondisi ini dapat merusak lapisan usus yang pada akhirnya dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi penting di dalam tubuh (malabsorbsi). Akibatnya, penderita akan lebih sering mengalami diare.

Di samping itu semua, beberapa penyakit lain seperti diabetes, hipertiroidisme, penyakit Addison, dan pankreatitis kronis dapat juga menjadi penyebab diare.

Pencegahan

1. Menjaga berat badan yang sehat

Obesitas membuat lebih mudah bagi asam lambung mengalir ke kerongkongan. Menjaga berat badan yang sehat dengan olahraga teratur dan menerapkan pola makan yang sehat dapat mengurangi gangguan pencernaan. Kita dapat mengurangi jumlah makanan berlemak, makanan pedas atau apapun yang mengandung kafein seperti kopi, teh atau minuman bersoda untuk mencegah gangguan pencernaan.

2. Berhenti merokok dan minum alkohol

Bahan kimia dalam rokok dan alkohol menjadi pengaruh yang sangat tidak baik bagi tubuh kita. Bukan hanya itu saja, bagi pencernaan akan memberikan dampak yang negatif

3. Memiliki rutinitas tidur yang baik

Hindari makan 3-4 jam sebelum tidur. Ketika Anda berbaring, kerongkongan jauh lebih santai. Makan makanan sebelum tidur akan membuat asam dihasilkan dalam perut kita. Tempatkan beberapa bantal untuk menopang kepala atau bahu agar pada posisi di atas dapat mencegah asam lambung bergerak naik dari saluran pencernaan kita sedang tidur.

 4. Memperbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Mengonsumsi makanan yang kaya serat alami akan sangat membantu tubuh dalam mempertahankan kesehatan organ lambung dan usus. Ada banyak produk makanan yang lengkap dengan kandungan serat yang sangat tinggi.

5. Perbanyak Asupan Cairan untuk Tubuh

Cukupnya cairan dalam tubuh, akan sangat membantu proses metabolisme dalam tubuh. Air dapat membantu menghilangkan racun-racun berbahaya dalam tubuh. Selain itu, air juga berfungsi untuk melarutkan nutrisi-nutrisi yang diserap tubuh seperti vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya agar nantinya mudah diserap di saluran pencernaan. Bahkan efek kekurangan air putih bagi tubuh juga ternyata sangat fatal.

6. Mengonsumsi Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme yang bisa membantu mencegah dan menanggulangi penyakit. Probiotik membantu sistem pencernaan dan meningkatkan sistem imun. Probiotik memang ada secara natural di dalam tubuh kita. Akan tetapi, kita juga bisa mendapatkan probiotik dari makanan, minuman, dan suplemen.

Maka dari itu, obat yang sangat baik untuk mengatasi gangguan pencernaan, salah satunya Rillus. Rillus mengandung kombinasi dari probiotik hidup dan prebiotik Fruktooligosakarida (FOS). FOS berguna untuk pertumbuhan bagi bakteri baik. Fungsi Rillus membantu keseimbangan saluran cerna untuk melawan mikroorganisme patogen atau gangguan pencernaan. Rillus sangat cocok untuk pemulihan diare, sembelit, ataupun kembung.

Sumber: https://hellosehat.com

Cek artikel lainnya di sini. 

Belanja Benecol

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top